CS Unplugged PlayDay: Computational Thinking untuk Siswa melalui Permainan dan Portal Materi Digital untuk Guru

CS Unplugged PlayDay: Computational Thinking untuk Siswa melalui Permainan dan Portal Materi Digital untuk Guru

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Fakultas Informatika Telkom University menyelenggarakan kegiatan *CS Unplugged PlayDay: Computational Thinking untuk Siswa melalui Permainan dan Portal Materi Digital untuk Guru* pada Kamis, 21 Mei 2026 di SD Al Azhar Syifa Budi Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini melibatkan tiga dosen dan lima mahasiswa yang tergabung dalam suatu tim Abdimas yang terdiri atas Dr. Edward Ferdian, S.T., B.Sc., M.Sc., Fauzan Ramadhan, M.Kom., I Gede Manggala Putra, M.Kom., Michelle, Isabelle, Damar, dan Lukman. Tim abdimas juga dibantu oleh beberapa dosen lain, yaitu Khalis Sofi, M.M.T., Ahmad Bintang Arif, M.Kom., Ayu Qatrunnada, M.Kom., dan juga beberapa mahasiswa lain yaitu Indra, Daniandra, dan Gabriel.

Program ini bertujuan memperkenalkan konsep *Computational Thinking (CT)* kepada siswa sekolah dasar melalui pendekatan *Computer Science Unplugged (CS Unplugged)*, yaitu metode pembelajaran konsep-konsep dasar ilmu komputer tanpa menggunakan komputer maupun perangkat digital. Sebagai gantinya, konsep-konsep tersebut diperkenalkan melalui permainan edukatif yang mendorong siswa untuk berpikir logis, mengenali pola, menyusun strategi, dan memecahkan masalah secara sistematis.

Sebanyak 81 siswa yang didampingi oleh tiga orang guru dibagi ke dalam delapan kelompok untuk mengikuti tiga pos permainan secara bergiliran, yaitu *Tower of Hanoi, **Binary Challenge, dan **Network Sorting. Pada permainan **Tower of Hanoi, siswa belajar menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah secara efisien untuk mencapai tujuan tertentu. Melalui **Binary Challenge, siswa diperkenalkan pada konsep representasi bilangan biner dengan aktivitas yang interaktif dan menyenangkan, sedangkan **Network Sorting mengajak siswa memahami cara mengurutkan data melalui simulasi sederhana*. Ketiga permainan tersebut dirancang untuk mengenalkan konsep dekomposisi masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan penyusunan algoritma sebagai dasar dari Computational Thinking. Selain melatih kemampuan berpikir logis, setiap permainan juga mendorong siswa untuk berdiskusi, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam menentukan strategi terbaik untuk menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan.

Selain memberikan pengalaman belajar kepada siswa, program pengabdian ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mengenalkan Computational Thinking di sekolah. Untuk mendukung tujuan tersebut, tim Abdimas menyediakan *Portal Materi Digital* yang berisi panduan pelaksanaan kegiatan, video tutorial, serta materi pendukung berbagai permainan Computational Thinking. Melalui portal tersebut, guru diharapkan dapat mengimplementasikan berbagai aktivitas Computational Thinking secara mandiri dan berkelanjutan dalam proses pembelajaran di sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *