Pelatihan Statistika Dasar Berbasis Project-Based Learning di SMAN 1 Dayeuhkolot: Ajak Siswa Jadi “Detektif Data

Pelatihan Statistika Dasar Berbasis Project-Based Learning di SMAN 1 Dayeuhkolot: Ajak Siswa Jadi “Detektif Data

Bandung, 18 November 2025 – Untuk meningkatkan pemahaman literasi data di kalangan generasi muda, Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dari Program Studi S1 Sains Data, Fakultas Informatika, Universitas Telkom, menyelenggarakan pelatihan berjudul “Pengenalan Statistika Dasar: Cara Mengumpulkan, Mengolah, dan Menyajikan Data” di SMAN 1 Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (18/11) ini ditujukan kepada siswa kelas XI F-7. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami penerapan statistika dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebatas teori di kelas. Tim Abdimas terdiri dari lima mahasiswa S1 Sains Data, yaitu Nadhiara Nefti Paramita (Ketua), Afifah Nada Sabrina, Juandika Akmal Farros, Tubagus Muhamad Zaini Arsy, dan Wijdanadam Rafifilmi Nadarosula.

Konsep “Detektif Data” dan Pemanfaatan Excel

Berbeda dengan metode ceramah konvensional, pelatihan ini menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) dengan narasi unik sebagai “Detektif Data”. Para siswa diajak berperan aktif untuk menyelidiki data dan visualisasi menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel.

Materi pelatihan mencakup pengenalan jenis data (kuantitatif dan kualitatif), teknik pengolahan data sederhana, hingga pembuatan scatter plot untuk melihat pola korelasi antar variabel. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat sesi praktik, di mana mereka berhasil mengubah data mentah menjadi grafik yang informatif.

Peningkatan Signifikan Literasi Data Siswa

Berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test menggunakan platform interaktif Kahoot!, kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa. Pada awal sesi, tercatat 68% siswa belum memahami konsep dasar visualisasi data. Namun, setelah pelatihan berakhir, angka pemahaman melonjak drastis.

Sebanyak 87% siswa kini mampu memilih jenis grafik yang tepat dan menginterpretasikan pola pada scatter plot dengan benar. Ini menunjukkan bahwa metode praktik langsung sangat efektif. Respon positif juga datang dari para peserta. Berdasarkan survei kepuasan, mayoritas siswa (85,7%) menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa kegiatan ini membantu mereka memahami materi statistika dengan cara yang menyenangkan. “Kegiatannya asik dan menambah wawasan, seru banget belajar materinya karena mudah dimengerti,” ungkap salah satu siswa dalam sesi testimoni.

Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah bagi kelompok terbaik dan sesi foto bersama. Melalui program ini, diharapkan SMAN 1 Dayeuhkolot dapat terus mengembangkan budaya literasi data dan memanfaatkannya sebagai bekal siswa menghadapi tantangan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *