Digitalisasi Pendidikan Dasar: Tim Abdimas Dosen Fakultas Informatika Gelar Pelatihan Aplikasi Evaluasi “SINESA”

Digitalisasi Pendidikan Dasar: Tim Abdimas Dosen Fakultas Informatika Gelar Pelatihan Aplikasi Evaluasi “SINESA”

Bandung – Dalam upaya mendorong transformasi digital di tingkat pendidikan dasar, tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) dari Telkom University Fakultas Informatika sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pengujian aplikasi evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan guru-guru dari SDN 012 Babakan Ciparay dan dilaksanakan secara intensif di Gedung TULT, Ruang 07.11.

Kegiatan ini merupakan puncak dari pengembangan aplikasi yang dirancang untuk menciptakan ekosistem ujian yang praktis. Aplikasi ini memiliki fitur unggulan di mana

Admin dapat mengelola akun secara terpusat, Guru memiliki kendali penuh untuk input dan edit soal serta melihat rekap nilai otomatis, sementara Siswa dapat mengerjakan kuis dengan sangat mudah cukup menggunakan tautan (link) atau kode unik.

Rangkaian Kegiatan di TULT 07.11

Acara yang berlangsung pada hari Kamis, 18 Desember 2025 ini dimulai dengan sesi pemaparan dan praktik langsung. Para guru diajak mensimulasikan alur ujian, mulai dari pembuatan soal hingga pengerjaan kuis sebagai siswa.

Untuk memastikan kualitas aplikasi sebelum diterapkan secara massal, kegiatan dilanjutkan dengan dua tahap pengujian krusial:

  1. Pengujian System Usability Scale (SUS) Setelah mencoba menggunakan aplikasi, para peserta diminta mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat kegunaan (usability). Hasilnya sangat memuaskan, aplikasi ini berhasil meraih skor rata-rata 84,29.

Skor ini menempatkan aplikasi dalam kategori “Excellent” (Grade A), yang menandakan bahwa alur penggunaan aplikasi, mulai dari guru mengedit soal hingga siswa masuk menggunakan kode, sangat intuitif dan mudah dipahami.

  1. User Acceptance Testing (UAT) Pada sesi validasi fungsi (UAT), para guru memberikan masukan konstruktif untuk pengembangan fitur lanjutan. Diskusi di Ruang 07.11 mengerucut pada tiga aspek utama perbaikan:
  • Variasi dan Konten Soal: Guru menekankan pentingnya dukungan simbol matematika (pecahan, akar, pangkat) serta penambahan tipe soal baru seperti Menjodohkan, Benar-Salah, dan Menyusun Kalimat. Selain itu, fitur input media (audio/video) dan kustomisasi poin per nomor juga menjadi sorotan.
  • Personalisasi (Human Touch): Agar suasana ujian lebih kondusif, guru meminta fitur edit teks pada Waiting Room (untuk tata tertib/doa) serta kustomisasi pesan penutup dan deskripsi hasil kuis.
  • Mode dan Keamanan: Untuk menjaga integritas ujian, diusulkan adanya pemisahan antara “Mode Game” (dengan nyawa) dan “Mode Serius”. Khusus “Mode Serius”, guru meminta fitur keamanan kunci browser agar siswa tidak bisa membuka tab lain saat ujian.

Harapan Ke Depan

Menanggapi hasil kegiatan tersebut, tim Abdimas menilai bahwa skor SUS 84,29 merupakan validasi kuat bahwa fondasi aplikasi telah diterima dengan baik oleh pengguna. Tim pengembang berkomitmen menjadikan masukan teknis dari sesi UAT, terutama terkait dukungan simbol matematika dan fitur keamanan browser, sebagai prioritas utama dalam pemutakhiran sistem agar siap digunakan dalam Penilaian Tengah Semester (PTS) maupun Penilaian Akhir Semester (PAS).

Di sisi lain, pihak sekolah mitra juga menyambut optimis implementasi teknologi ini. Dengan adanya fitur otomatisasi rekap nilai dan kemudahan akses siswa melalui tautan, diharapkan beban administrasi guru dapat berkurang secara signifikan sehingga fokus pendidikan dapat kembali pada peningkatan kualitas pembelajaran siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *