
Pembuatan dan Pelatihan Aplikasi Keuangan Ahsanul Fikri
Selama ini, proses pencatatan keuangan di SDIT Ahsanulaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SDIT Ahsanul Fikri, Bandung. Selama ini, proses pencatatan keuangan di SDIT AhsaAhsanulsanul tantangan pengelolaan keuangan yang selama ini masih dilakukan secara manual dan belum terdigitalisasi secara optimal.
Selama ini, proses pencatatan keuangan di SDIT Ahsanul Fikri masih menggunakan sistem konvensional, seperti buku tulis dan spreadsheet, yang berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi, dan kesulitan dalam pelacakan transaksi. Selain itu, belum tersedianya sistem yang terintegrasi juga menyulitkan proses pelaporan keuangan secara transparan dan efisien.
Sebagai solusi, tim pengabdian memperkenalkan dan mengimplementasikan aplikasi keuangan sekolah berbasis web yang mencakup berbagai fitur, antara lain: pencatatan pemasukan dan pengeluaran, laporan keuangan otomatis, pengelolaan kategori transaksi, serta dashboard rekap keuangan. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan dan pelaporan keuangan secara berkala.
Keunggulan dari aplikasi ini adalah kemampuannya untuk terintegrasi dengan sistem pencatatan kehadiran guru dan staf yang menggunakan alat fingerprint (sidik jari). Data kehadiran yang terekam secara otomatis dapat digunakan sebagai dasar perhitungan insentif atau honorarium, sehingga memperkuat akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan pegawai.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis terkait penggunaan dan pengelolaan aplikasi. Guru dan staf administrasi SDIT Ahsanul Fikri mendapatkan pelatihan langsung mengenai cara login, menambahkan akun pengguna, mencatat transaksi harian, menyusun laporan keuangan, serta memastikan sistem integrasi kehadiran berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan sekolah.

Melalui implementasi ini, SDIT Ahsanul Fikri diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan sekolah, sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas. Inovasi ini menjadi langkah konkret dalam mendukung digitalisasi manajemen pendidikan di tingkat sekolah dasar.