Perkembangan e-commerce di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini sangat pesat. Hal tersebut ditunjukkan, dari 4 unicorn (perusahaan start up/privat dengan valuasi 1 miliar USD), 3 diantaranya bergerak pada bidang e-commerce yaitu Bukalapak, Tokopedia, dan Gojek. Namun demikian e-commerce sebagai media memasarkan produk secara global belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya bagi ibu-ibu rumah tangga yang memiliki potensi untuk menciptakan dan memasarkan produk.

Salah satu contoh belum optimalnya pemanfaat e-commerce adalah ibu-ibu rumah tangga di desa Lengkong, kabupaten Bandung yang tergabung dalam kelompok PKK Lengkong. Dari hasil diskusi antara beberapa dosen fakultas informatika dengan perwakilan PKK Lengkong didapatkan informasi bahwa belum ada ibu-ibu dari anggota kelompok PKK yang memanfaatkan e-commerce sebagai media penjualan/pemasaran produk. Kelompok PKK Lengkong sendiri merupakan salah satu kelompok PKK di Kabupaten Bandung dengan jumlah anggota lebih dari 50 orang yang aktif dalam berkegiatan. Contoh hasil dari kegiatan ibu-ibu kelompok PKK adalah makanan ringan, kue kering, jajanan tradisional, makanan khas sunda, dan beberapa produk yang lain. Namun produk tersebut baru dipasarkan pada skala lokal.

Sebagai salah satu bagian dari tridarma pendidikan, beberapa dosen yang tergabung dalam tim dosen pengabdian masyarakat memotret permasalahan tersebut dan memberikan solusi untuk mengenalkan dan memanfaatkan e-commerce kepada ibu-ibu kelompok PKK untuk memasarkan produknya secara nasional. Pada tahap awal, kegiatan yang dilaksanakan adalah seminar untuk mengenalkan e-commerce. Pembicara kegiatan pengenalan e-commerce adalah sdr. Rizka Reza Pahlevi yang selain aktif sebagai pebisnis online (My Digi) dengan produk perangkat embedded system, juga merupakan mahasiswa aktif di Magister Informatika, Universitas Telkom.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 19 Juni 2019 di ruangan Fakultas Informatika, sdr. Rizka menjelaskan bagaimana mulai melihat potensi produk, potensi pemanfaatan internet khususnya e-commerce, kendala-kendala yang dihadapi pada saat menjalankan usaha berbasis e-commerce. Peserta sangat antusias dalam mengikuti sesi tanya jawab. Banyak peserta yang menanyakan hal-hal teknis dalam memanfaatkan teknologi internet dan bagaimana mempromosikan produk dengan tepat dan efektif. Dari hasil kegiatan tersebut direncanakan lagi untuk kegiatan lanjutan dalam bentuk packaging yang menarik serta teknik dalam mendokumentasikan produk pada seminar berikutnya serta pembentukan kelompok usaha kecil di dalam kelompok PKK Desa Lengkong.