12
MAR
2015

Prof. Dr. Maman Abdurachman Djauhari

Prof. Dr. Maman Abdurachman Djauhari

Professor of Statistics
Faculty of Mathematics and Natural Sciences
Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesa 10, Bandung 40132

Phone : +62-22-2502545 Ext. 005, Fax. +62-22-2506450
Email : maman[at]dns.math.itb.ac.id


Hari/Tanggal : Jumat,20 Februari 2015
Waktu : 9.00-11.00 WIB
Tempat : Ruang Rapat Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Agenda : Econophysics and Complex System with Case Studies

 
 
MINUTES OF MEETING

Istilah ’econophysics’ (ekonofisika) lahir pada tahun 1997, dimana istilah ini pertama kali digunakan dalam sebuah workshop di kota Budapest Hungaria pada bulan Juli, ’Workshop on econophysics’ (De Liso dan Filatrella, 2001, hlm. 2).

Sebenarnya, sebelum tahun 1997, ekonofisika tidak hanya bermula pada tahun 1997. Acapkali, econophysics juga disebut dengan phynance (fisika keuangan). Namun, Stauffer (2000) menyatakan istilah econophysics jauh lebih berkembang dibanding phynance. De Liso dan Filatrella (2001) menyatakan bahwa kata economics dan physics dalam frasa econophysics merupakan cermin dari kerja para fisikawan yang mulai menerapkan fisika statistik ke dalam ranah keuangan pada masa-masa itu. Jika ditilik dengan cakupan yang lebih luas, yakni dengan memandang ekonofisika sebagai interaksi timbal balik antara ekonomi dan fisika, maka penelusuran terhadap rekam jejak ekonofisika menemukan akarnya jauh sebelum bilangan tahun tersebut.

Ekonofisika merupakan penerapan teknik-teknik fisika untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi. Atau dengan kata lain ekonofisika merupakan disiplin yang menerapkan dan menawarkan gagasan, metode dan model dalam fisika statistik dan kompleksitas untuk menganalisis data-data dari gejala ekonomi.

Tujuan dari ekonofisika adalah menerapkan gagasan ilmu fisika dengan sebaik-baiknya ke dalam ranah ekonomi. Bisa jadi, ekonofisika akan mengurai hukum-hukum alam dan perilaku manusia dalam gejala ekonomi, dan proses ini akan berujung pada lahirnya sebuah ekonomi baru.

Pendekatan fisika atau memperlakukan komponen dalam ilmu ekonomi sebagai partikel ternyata mampu menjawab fenomena yang ada dan memprediksi dengan tepat banyak kejadian bidang ekonomi. Pendekatan klasik ilmu ekonomi terlalu sederhana untuk menjawab persoalan nyata dimana terdapat hubungan kompleks antar komponen ekonomi tersebut, ini yang disebut juga pendekatan ComplexSystem. Studi kasus yang diberikan berupa narasi fluktuasi nilai saham industri pada saat krisis amerika tahun 2008, diperlihatkan hubungan harga saham industri berdasarkan network analysis dan dinamikanya selama krisis. Beliau menyebut apa yang dikerjakannya sebagai Financial Network Analysis. 

 


EDUCATION:

NO Title Institution Year
1 Doctor Univ. Montpellier II, France 1979
2 Dipl. Etudes Appr. Univ. Montpellier II, France 1977
3 Sarjana (Drs) Bandung Institute of Technology (Indonesia) 1974
4 Sarjana Satu Bandung Institute of Technology (Indonesia) 1973
5 Sarjana Muda Bandung Institute of Technology (Indonesia) 1972

WORKING EXPERIENCE

1. In side ITB:

Professorship:

  1. Professor : ITB, since 2000
  2. Lecturer : ITB, since 1975

 

Executive Affairs:

  1. Dean : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, ITB, 1997-2000
  2. Vice Dean : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, ITB, 1994-1998
  3. Head : Department of Mathematics, ITB, 1992-1995
  4. Secretary : Department of Mathematics, ITB, 1983-1986

 

Normative Affairs:

  1. Secretary : Council of Professors, ITB, since 2001
  2. Academic Senator : Academic Senate, ITB, 1997-2005
  3. Senator : Senate of Fac. of Math. and Nat. Sc., ITB, 1992-2005
  4. Chairman : Senate of Fac. of Math. and Nat. Sc., ITB, 1997-2000
  5. Chairman : Statistics Division, ITB, 2001-2004
  6. Chairman : Council of Department of Mathematics, ITB, 1992-1995 and 2005
  7. Member : Council of Department of Mathematics, ITB, 1983-1986 and 2000-2004

 

Community Development Affairs:

  1. Chairman : Data Analysis Research Group, ITB, since 1995
  2. Chairman : Task force of Community Services Institution ITB for Mathematics and Natural Sciences Teachers Empowering, 1992-2000
  3. Statistics R&D Staff : Development Technology Center, ITB, 1972-1974 and 1979-1982

 

2. Out side ITB:

Executife Affairs:

  1. Vice Dean : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Open University, Jakarta, 1988-1990

 

Professional Organization:

  1. President : Muslim Statisticians and Mathematicians Society in South East Asia (MSMSSEA), since 2003
  2. General Secretary : National Cooperation of Higher Education Institution on Mathematics and Natural Sciences (MIPANET), 2000-2004

 

Community Development Affairs

  1. Management : SAINTREN (Madrasah/Pondok with emphasis on Science and Technology), since 2001
  2. Advisor : Canadian International Development Agency (CIDA), 1997-2000
  3. Technical Assistance : Higher Education Project, Directorate General of Higher Education, Rep. Indonesia, 1997-1999
  4. Technical Assistance : Higher Education Development System, Directorate General of Higher Education, Rep. Indonesia, 1992-1994
  5. Consultant : Data Analysis, since 1982