10
JUN
2015

ICoICT 2015, memfasilitasi Orang-orang Disabled Untuk Dapat Menggunakan Aplikasi

DSC_7335

Bandung, SOC – Rabu, 27-29 Mei 2015, Konferensi Internasional Teknologi Komunikasi dan Informasi (ICoICT) kembali digelar. Konferensi ini merupakan yang ke-3 kalinya diadakan oleh Fakultas Informatika Universitas Telkom dan Bali merupakan kota yang dipilih dalam penyelenggaraannya.

“Kami memilih Bali, setelah 2x sebelumnya digelar di kota Bandung, karena Bali merupakan kota wisata yang sudah sangat terkenal di dunia. Tujuannya untuk memberikan pengalaman lebih kepada peserta dalam mengikuti ICoICT”, kata Dana, General Chair ICoICT 2015.

Tema yang diusung ICoICT 2015 adalah “Smart ICT for Daily Life”.

Menurut Dana, tema kali ini berusaha mengupas bagaimana aplikasi yang digunakan sehari-hari mempunyai fungsi yang pintar dan juga mudah digunakan sesuai kondisi penggunanya, termasuk untuk orang-orang disabled.

“Panitia menerima 112 paper yang berasal dari 15 negara antara lain Asia, Eropa, dan Amerika”, lanjutnya.

Selama acara, peserta mengikuti diskusi dan focus group discussion (FGD) bersama 2 keynote speaker yang sudah tidak asing lagi. Mereka adalah Prof. Mike Wald dan Prof. Kouichi Sakurai. Prof. Kouichi Sakurai memberikan speech mengenai “New infrastructure and applications developed from a cryptocurrency BITCOIN and a platform ETHEREUM” sedangkan Prof. Mike Wald memberikan speech mengenai “Accesible smart ICT for daily Life”.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Direktur Network Telkom, Abdus Somad Arief, Rektor Universitas Telkom, Prof. Mochamad Ashari, Direktur PPM, Dr. Palti Sitorus, Dekan Fakultas Ilmu Terapan, dan Koordinator Manajemen Transformasi, Dr. Husni Amani.

Leave a Reply

*

captcha *