HMIK

thumbnail foto HMIK

Sejarah :

Berawal dari penggabungan institusi yang berada dalam naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom (Poltek Telkom) dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia (STISI Telkom). Perubahan ini mempengaruhi struktur organisasi mahasiswa yang disahkan dalam Kongres Mahasiswa Telkom University.

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputasi (HMIK) Telkom University berdiri tanggal 30 – Maret – 2014 melalui Musyawarah Besar Mahasiswa Ilmu Komputasi yang dilaksanakan di Selasar Gedung P, Telkom Engineering School.  Dalam musyawarah besar tersebut membahas AD (Anggaran Dasar ) / ART (Anggaran Rumah Tangga) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputasi dan Memilih Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputasi melalui musyawarah peserta musyawarah besar.

Profil :

HMIK Ilmu Komputasi adalah sebuah wadah bagi mahasiswa ilmu komputasi untuk mengembangkan potensi dirinya pada pendalaman profesinya .

Visi :

Terwujudnya Himpunan Ilmu Komputasi yang memiliki semangat kolaborasi dan berkarya.

Misi :

  1. Mewadahi aspirasi, kreasi, inovasi serta menyalurkan minat bakat kemampuan keilmuan mahasiswa Ilmu Komputasi
  2. Bersama membentuk himpunan yang transparan dan profesional
  3. Bersinergi membangun prodi yang memiliki identitas dan kebanggaan
  4. Aktif dan responsif terhadap masalah civitas Ilmu Komputasi dan lingkungan masyarakat
  5. Menjalin hubungan kerjasama dengan elemen mahasiswa, kampus, industri serta masyarakat

Konsep Organisai Internal HMIK Telkom University

Organisasi kemahasiswaan harus mampu untuk membentuk sosok utuh mahasiswa, yaitu harus mampu mewadahi wujud identitas dan aktualisasi peran mahasiswa. Oleh karena itu, organisasi kema- hasiswaan merumuskan orientasi dasar organisasinya sebagai berikut:

  1. Menjadi wadah pengembangan diri mahasiswa untuk membentuk lapisan masyarakat masa depan yang professional , intelek, humanis, dan religius.
  2. Mewujudkan karya nyata mahasiswa dalam perjuangan menata kehidupan bangsa.
  3. Menjadi wadah bagi upaya pemenuhan kebutuhan dasar mahasiswa yang menjadi pendidikan, kesejahteraan dan aktualisasi diri.