Fakultas Informatika Universitas Telkom, bekerja sama dengan Laboratorium Multimedia, Fakultas Informatika Universitas Telkom, telah sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada April 2019. Kegiatan ini berjudul “Pelatihan Video Editing bagi Anggota Karang Taruna Desa Cipagalo” dan diadakan dua kali pada 19 dan 28 April 2019.

Karang Taruna adalah organisasi masyarakat yang berfokus pada pengembangan pemuda di sebuah desa atau kelurahan. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dari anak-anak muda dan komunitas yang terlibat dengan mereka. Karang Taruna juga bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah kesejahteraan sosial – dengan cara pelaksanaan kegiatan preventif (pencegahan), rehabilitatif, maupun pengembangan kompetensi.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengenalkan keahlian yang terkait dengan video editing kepada para pemuda di Desa Cipagalo, sebuah desa yang letaknya 2 km arah barat laut kampus Universitas Telkom. Banyak generasi muda di Desa Cipagalo berkeinginan untuk mendirikan sebuah event organizer dalam rangka membina dan mengelola potensi anak muda untuk mengatasi masalah kesejahteraan sosial. Keterampilan video editing adalah keahlian penting yang diperlukan untuk membangun event organizer yang layak. Oleh karena itu, pelatihan video editing yang diselenggarakan oleh Fakultas Informatika Universitas Telkom bermanfaat dalam meningkatkan literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kaum muda di Desa Cipagalo.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh tim dosen yang terdiri dari Kurniawan Nur Ramadhani, Dr. Suyanto, dan Muhmmad Arzaki. Acara ini dilakukan di Laboratorium Multimedia dan didukung oleh dua asisten laboratorium. Pelatihan dibagi ke dalam dua hari, yaitu 19 dan 28 April 2019. Pada hari pertama, para peserta diperkenalkan dengan teknik video editing dasar menggunakan Adobe Premier dan dasar-dasar pembuatan animasi menggunakan Adobe AfterEffect. Hari kedua berfokus pada pengenalan Adobe AfterEffect untuk menciptakan efek visual.

Efektivitas dan keberhasilan pelatihan diukur menggunakan pre-test dan post-test. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada setidaknya empat aspek dalam video editing. Hal ini juga mengakibatkan pelatihan ini mendapat umpan balik positif dari para peserta. Selain itu, sebagai perbaikan dari pelatihan ini, Karang Taruna juga menyarankan panitia untuk mengadakan pelatihan lanjutan menggunakan aplikasi lain yang lebih mutakhir.